DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus mempercepat normalisasi trase aliran Kali Pesanggrahan di wilayah Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.
Pekerjaan tersebut telah berjalan selama sekitar 30 hari. Fokus utama diarahkan pada pelebaran dan pendalaman aliran sungai untuk meningkatkan kapasitas tampung Kali Pesanggrahan.
Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro mengatakan, pekerjaan normalisasi dimulai dari bagian hilir, tepatnya di sekitar area Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Target kita dasarnya empat meter, kemudian ke atas itu 10 meter untuk memperluas daya tampung dengan kemiringan 45 derajat,” kata Yodi, Senin (24/8/2026).
Menurut Yodi, evaluasi pekerjaan dilakukan untuk memastikan normalisasi trase Kali Pesanggrahan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Peninjauan lapangan juga dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Depok Supian Suri agar penanganan Kali Pesanggrahan dapat dikerjakan secara optimal.
“Atas perintah pimpinan, Pak Wali Kota, kemarin kita mengevaluasi keberadaan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sawangan dan Cipayung, utamanya trase Kali Pesanggrahan,” ujarnya.
Normalisasi dilakukan dengan memperbesar penampang sungai sehingga daya tampung aliran meningkat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian banjir di kawasan sekitar.
Dalam peninjauan tersebut, Yodi juga melihat respons positif masyarakat terhadap penanganan kawasan Kali Pesanggrahan.
“Responnya sudah sangat luar biasa dari masyarakat, sampai melakukan pembersihan sendiri lumpur-lumpur ini,” tuturnya.
Selain normalisasi sungai, DPUPR Depok juga tengah mengkaji keberlanjutan akses jalan di kawasan tersebut. Kajian diperlukan agar akses warga tidak kembali terputus akibat kondisi aliran maupun genangan.
Yodi menyebut terdapat sejumlah opsi yang sedang dikaji, mulai dari peningkatan jalan hingga pembangunan trase jalan baru.
“Mekanismenya seperti apa, apakah peningkatan jalan, apakah kita merubah, membuat jalan baru dan sebagainya, nanti sedang kita jalani melalui kajian,” katanya.
DPUPR Depok masih memiliki waktu sekitar 45 hari kerja untuk melanjutkan pekerjaan hingga mencapai target 75 hari. Waktu tersebut akan dimanfaatkan untuk memperdalam dan memperluas penanganan trase Kali Pesanggrahan.
“Doain kita masih punya 30 sekian hari lagi sampai 75 hari, sekitar 45 hari kerja. Mudah-mudahan kita bisa bereskan lebih dalam lagi terkait dengan trase Pesanggrahan,” ujar Yodi.
Peninjauan Kepala DPUPR Depok tersebut berlangsung pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan dilakukan untuk memastikan progres normalisasi di lapangan tetap berjalan sesuai rencana dan target.
Melalui percepatan normalisasi ini, DPUPR Depok berupaya memperbesar daya tampung Kali Pesanggrahan sekaligus memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah Sawangan dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan