INDORAYATODAY.COM – Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengajak masyarakat dan keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk aktif mengawal jalannya pemerintahan dengan mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

“Pendirian HMI adalah demi kepentingan bangsa dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Supratman saat menghadiri Diskusi Kebangsaan KAHMI di Gedung Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026).

Supratman menekankan agar elemen pemuda dan organisasi kemasyarakatan tidak menguras energi untuk memperdebatkan isu-isu sektoral hingga memicu perpecahan. “Terlalu kecil bangsa ini kalau setiap kasus kita diskusikan sampai berdarah-darah,” ujarnya.

Sebagai wujud keterbukaan dan komitmen pembenahan birokrasi, Supratman memaparkan bahwa Kementerian Hukum telah menyediakan wadah pengaduan publik yang dapat diakses secara transparan oleh masyarakat luas.

“Setiap hari Jumat, saya menyediakan forum pengaduan publik yang disiarkan secara live, tandanya pemerintah terbuka dan terus berbenah,” jelas Politisi Partai Gerindra tersebut.

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan tata kelola birokrasi yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik yang merugikan publik.

Acara Diskusi Kebangsaan dan Jalan Sehat KAHMI ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Imipas) Yusril Ihza Mahendra, Hakim Konstitusi Arsul Sani, serta Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.

BACA JUGA:  DPRD Depok Gelar RDP Bahas Raperda Persampahan, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat