INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Depok Edi Masturo menilai inovasi urban farming di Kampung Pancasila Depok Jaya menjadi keunggulan dalam penilaian ketahanan pangan perkotaan.

Edi Masturo, yang juga anggota DPRD Depok dari daerah pemilihan Pancoran Mas, menyampaikan hal itu saat menanggapi Penilaian Lomba Kampung Pancasila Kodim 0507/Depok di Kampung Pancasila Depok Jaya, Jalan Belimbing, Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok.

Menurut Edi, aspek ketahanan pangan menjadi salah satu hal yang menarik dalam penilaian tersebut. Namun, karakter Kota Depok yang merupakan wilayah perkotaan membuat ketahanan pangan tidak dapat hanya dilihat dari luas lahan pertanian.

Ia menilai inovasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas menjadi salah satu kekuatan Depok. Salah satunya melalui konsep urban farming yang dikembangkan di lingkungan permukiman.

“Kalau Kota Depok kemungkinan ketahanan pangan dari sisi wilayah kan bukan pertanian atau apa, tapi dilihat dari inovasi-inovasi yang dibuat,” ujar Edi.

Ia mencontohkan keberadaan kebun bawang dan cabai di kawasan Depok Jaya sebagai bagian dari inovasi tersebut. Menurutnya, pemanfaatan lahan di tengah kota menunjukkan masyarakat tetap dapat mengembangkan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan.

Edi menjelaskan Kampung Pancasila berada di wilayah Depok Jaya yang merupakan kawasan Perumnas. Kondisi tersebut membuat masyarakat terbiasa memanfaatkan lahan yang tersedia meski ukurannya terbatas.

Selain urban farming, warga juga mengembangkan peternakan dan pengolahan maggot. Berbagai kegiatan tersebut dijalankan oleh komunitas masyarakat di lingkungan Depok Jaya.

“Jadi banyak warga yang memanfaatkan lahan, walaupun kecil tapi bisa dimanfaatkan untuk urban farming, peternakan, maupun maggot,” katanya.

Menurut Edi, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Depok Jaya dipilih sebagai lokasi Kampung Pancasila. Inovasi masyarakat dinilai dapat menunjukkan karakter ketahanan pangan di wilayah perkotaan.

BACA JUGA:  Edi Masturo Dorong Depok Bebas Buta Huruf Alquran, Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor

Edi mengatakan konsep yang dikembangkan di Depok Jaya berpotensi menjadi bagian dari penilaian ketahanan pangan Kota Depok.

Jika daerah kabupaten umumnya memiliki lahan pertanian lebih luas, Depok menghadapi karakter berbeda sebagai wilayah perkotaan. Karena itu, inovasi pemanfaatan lahan menjadi aspek yang dapat diandalkan.

“Kalau di Depok karena kota, ya itu tadi keunggulannya, inovasi-inovasi urban farming itu yang dinilai,” ujarnya.

Selain ketahanan pangan, Edi menyebut aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi bagian yang kembali diperhatikan dalam penilaian Kampung Pancasila. ***