INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wahab Talaohu dari 98 Resolution Network mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membuka dialog dengan massa AMPB terkait RUU Perampasan Aset.
Apresiasi tersebut disampaikan Wahab setelah jajaran pimpinan DPR menerima aspirasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Menurut Wahab, langkah Dasco membuka ruang audiensi menjadi cara untuk merespons tuntutan massa secara terbuka. Ia menilai dialog tersebut menghasilkan kesepakatan yang lebih terstruktur terkait tuntutan terhadap DPR.
“Alih-alih merespons tekanan publik secara defensif, DPR RI di bawah komando Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad memilih membuka ruang dialog terbuka di ruang audiensi,” jelas Wahab kepada wartawan.
Ia mengatakan Dasco berada di garis depan dalam proses tersebut dan berupaya mengubah situasi yang sebelumnya berlangsung dalam bentuk aksi massa menjadi pembahasan melalui ruang dialog.
Menurut Wahab, salah satu hasil penting dari audiensi tersebut ialah lahirnya dokumen komitmen yang ditandatangani pimpinan DPR.
Dokumen tersebut menetapkan target pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana paling lambat 15 Desember 2026.
Wahab menilai komitmen tertulis itu menjadi bentuk pertanggungjawaban DPR dalam merespons tuntutan masyarakat terkait penguatan pemberantasan korupsi dan pemulihan aset negara.
“Langkah ini diambil sebagai komitmen dan bentuk pertanggungjawaban dalam memperkuat pemberantasan korupsi serta pemulihan aset negara,” ujarnya.
Wahab juga menyoroti adanya klausul mengenai konsekuensi apabila RUU Perampasan Aset tidak disahkan hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Menurut dia, dokumen tersebut memuat kesiapan pimpinan DPR untuk mengundurkan diri dari jabatan pimpinan maupun status sebagai anggota DPR apabila RUU gagal disahkan dalam Rapat Paripurna hingga 15 Desember 2026.
Wahab menilai keputusan tersebut menunjukkan adanya keberanian politik untuk mempertanggungjawabkan komitmen yang telah dibuat di hadapan masyarakat.
“Prof. Dasco justru hadir sebagai mercusuar integritas dan keteladanan. Langkah progresifnya dalam meneken pakta integritas membuktikan bahwa kepemimpinan visioner mampu mengubah gelombang protes jalanan menjadi tonggak sejarah reformasi hukum yang bermartabat,” kata Wahab.
Ia berharap komitmen tersebut dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap parlemen sekaligus memastikan aspirasi publik tetap mendapatkan ruang dalam proses legislasi.
“Ketegasan moral tanpa kompromi ini memastikan bahwa muruah parlemen tetap terjaga, sekaligus menegaskan bahwa suara rakyat selalu mendapat tempat utama yang bermartabat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan