DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Kekeringan mulai berdampak terhadap ribuan warga di Kota Depok, Jawa Barat.
Data per 10 September 2026 mencatat sebanyak 2.115 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan.
Kondisi itu terjadi di lima kecamatan.
Yakni Beji, Sawangan, Limo, Cipayung, dan Bojongsari.
Sementara itu, wilayah kelurahan terdampak meliputi Kemiri Muka, Cipayung, Cipayung Jaya, Bedahan, Sawangan Baru, Curug, Bojongsari Lama, Limo, Ratujaya, dan Bojong Pondok Terong.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok Denny Romulo Hutauruk mengatakan penanganan kekeringan terus dilakukan dengan mempercepat distribusi air kepada warga terdampak.
“Kami terus melakukan penyaluran air untuk membantu warga yang terdampak kekeringan,” kata Denny, Jumat (11/9/2026).
Hingga 10 September 2026, sebanyak 100 ribu liter air telah disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Penanganan tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Damkar, Kodim, Polres, PT Tirta Asasta, hingga PMI.
“Penanganan dilakukan bersama-sama dengan berbagai unsur agar kebutuhan air masyarakat yang terdampak bisa segera terpenuhi,” ujar Denny.
Pemkot Depok terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan untuk memastikan bantuan air dapat segera dikirim kepada warga yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan