INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan proyek pembangunan jalan khusus tambang di kawasan Parung Panjang dan sekitarnya tetap berlanjut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menyiapkan alokasi anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 100 miliar dalam APBD 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Rudy guna menepis isu liar yang menyebutkan bahwa proyek jalan tambang tersebut dibatalkan.
“Jalan tambang masih berjalan. Anggaran tersebut masih tercantum dalam postur APBD 2026 sebesar Rp 100 miliar,” kata Rudy usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026).
Rudy menjelaskan, proses pembebasan lahan belum dapat dieksekusi secara langsung lantaran harus melampaui sejumlah tahapan regulasi. Berdasarkan aturan hukum yang berlaku, pembebasan lahan dengan luas di atas 5 hektare memerlukan penetapan lokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Selain penetapan lokasi dari Pemprov Jabar, Pemkab Bogor saat ini juga tengah memproses penyesuaian tata ruang agar pembangunan jalur khusus infrastruktur tersebut sesuai dengan syarat perizinan.
Di sisi lain, Pemkab Bogor juga tengah mengkaji opsi pengembangan moda transportasi kereta api untuk mengurai permasalahan angkutan di wilayah Bogor Barat. Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa rencana pembangunan jalur kereta api tersebut berjalan secara terpisah dan bukan merupakan pengganti proyek jalan tambang.

Tinggalkan Balasan