INDORAYATODAY.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh kepala sekolah dan guru untuk bersikap tegas menolak serta menghentikan pembagian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak dilengkapi label waktu konsumsi pada wadah makanan.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG di seluruh sekolah.
“Kalau makanan itu diterima oleh sekolah tidak ada labelnya di setiap omprengnya, itu saya minta untuk tidak dibagikan, ditolak. Jadi minta untuk dapurnya memberikan label di setiap omprengnya,” ujar Sudaryono dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Sudaryono menekankan pentingnya pencantuman batas waktu secara spesifik pada label, bukan sekadar durasi perkiraan, agar berfungsi layaknya tanggal kadaluarsa (expiration date).
BGN juga tidak akan memberikan toleransi bagi dapur penyedia MBG yang melanggar standar operasional. Pihaknya berjanji akan menutup fasilitas atau memberhentikan petugas yang tidak memenuhi ketentuan standar keamanan pangan.
Lebih lanjut, Sudaryono mengimbau pihak sekolah untuk tidak ragu menyampaikan keluhan atau masukan terkait kualitas menu dan layanan MBG langsung kepada BGN.

Tinggalkan Balasan