INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Ketua Karang Taruna Kota Depok Irwan Nurwanto mendorong generasi muda mengambil peran sebagai pelaku pembangunan, mulai dari tingkat kelurahan hingga kota.

Pesan tersebut disampaikan Irwan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna, Minggu (27/9/2026).

Menurut Irwan, pemuda memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui langsung persoalan maupun potensi di lingkungannya.

“Pemuda harus menjadi subjek pembangunan, bukan hanya objek pembangunan,” kata Irwan.

Peran tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari sosial, lingkungan, pendidikan, ekonomi kreatif, olahraga, budaya hingga teknologi.

Irwan menilai potensi anak muda di setiap kelurahan akan menjadi kekuatan bagi pembangunan Kota Depok apabila mampu disatukan melalui kolaborasi.

Momentum HUT ke-66 Karang Taruna juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Tahun ini, Karang Taruna mengusung semangat “Bersatu, Bergerak, Berdampak”. Bersatu dimaknai sebagai upaya memperkuat solidaritas, bergerak melalui aksi nyata, sedangkan berdampak berarti kegiatan harus memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ukuran keberhasilan Karang Taruna bukan hanya seberapa banyak kegiatan yang dilakukan, tetapi seberapa besar manfaat yang lahir dari kegiatan tersebut,” ujarnya.

Karang Taruna Kota Depok juga mendorong peningkatan kemandirian ekonomi generasi muda.

Program yang dikembangkan mencakup pelatihan ekonomi kreatif dan digital, pengembangan UMKM pemuda, keterampilan desain dan produksi, pemasaran digital hingga kewirausahaan.

Irwan mengatakan program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan keterampilan, tetapi juga membuka peluang agar kemampuan yang dimiliki anak muda dapat menghasilkan nilai ekonomi.

“Pemuda jangan hanya dilatih untuk mencari pekerjaan, tetapi juga didorong untuk mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Untuk mewujudkannya, Karang Taruna mendorong kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas dan pelaku UMKM.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pemkot Depok dan Polda Metro Jaya Hadirkan Fasilitas Air Bersih untuk Warga Duren Mekar

Irwan mengakui tantangan organisasi saat ini adalah tetap relevan dengan kehidupan generasi muda yang memiliki banyak ruang untuk berkarya, terutama melalui dunia digital dan komunitas.

Karena itu, menurut dia, Karang Taruna harus mampu beradaptasi dan hadir lebih dekat dengan aktivitas anak muda.

Organisasi juga perlu menyediakan ruang kreativitas, kesempatan memimpin serta kegiatan yang menjawab kebutuhan mereka.

“Jangan menunggu sempurna untuk mulai berbuat. Mulailah dari lingkungan masing-masing, lakukan sesuatu yang bermanfaat, dan ajak pemuda lainnya untuk bergerak bersama,” kata Irwan.