INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan Tugu Konferensi Asia Afrika (KAA) di area bekas penertiban pedagang kaki lima (PKL) kawasan Pasar Cisarua, Puncak.

Langkah ini diambil sebagai upaya jangka panjang mengurai titik kemacetan kronis di jalur wisata tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa penataan kawasan Pasar Cisarua atau PAFESTA menjadi bagian penting dari skema rekayasa lalu lintas dan penyediaan fasilitas publik di wilayah Puncak.

“Kita merencanakan buat satu lingkar dari atas ke bawah dan sebaliknya seperti Tugu Konferensi Asia Afrika untuk mengurai kemacetan,” ujar Rudy Susmanto, Senin (28/9/2026).

Rudy menjelaskan, rencana pembangunan dua fasilitas tersebut telah dikaji dan dibahas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat sejak 2025. Saat ini, prosesnya memasuki tahap persiapan penaksiran harga tanah (appraisal).

Sebagai tahap awal, Pemkab Bogor berfokus pada pembersihan dan pembebasan lahan di kawasan Pasar Cisarua. Satpol PP Kabupaten Bogor sebelumnya telah membongkar puluhan lapak liar setelah melalui prosedur persuasif dan surat teguran.

“Maka kami mengambil langkah pembongkaran melalui mekanisme musyawarah, teguran 1-3 kali, dan bongkar mandiri karena di sana masih ada bangunan-bangunan yang menjadi penghambat kemacetan,” pungkas Rudy.

 

BACA JUGA:  Hati-hati! Modus Penipuan Digital Serang Warga Depok, Lansia Paling Rentan