INDORAYATODAY.COM — Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan besarnya tanggung jawab para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam rapat koordinasi secara daring bersama pengelola SPPG se-Kabupaten Bogor dari Pendopo Bupati, Cibinong, Rabu (28/10/2026), Rudy mengingatkan agar setiap pengelola dapur bekerja secara cermat. Pasalnya, kekeliruan sekecil apa pun dalam pelaksanaan di lapangan dapat berdampak langsung pada persepsi publik terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Keberhasilan program ini, yang mendapat apresiasi adalah bapak-bapak, ibu-ibu, para dapur SPPG se-Kabupaten Bogor. Tetapi kesalahan sekecil apa pun tidak ada yang pernah menyalahkan dapur SPPG, melainkan menyalahkan program Presiden Republik Indonesia,” tegas Rudy.

Guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan lancar, Rudy meminta pengelola SPPG bersama koordinator wilayah Bogor Raya untuk rutin menggelar evaluasi berkala.

Selain fokus pada peningkatan gizi peserta didik, Rudy menggarisbawahi bahwa program MBG membawa multiplier effect yang signifikan bagi perputaran ekonomi warga setempat. Keberadaan dapur-dapur SPPG di tingkat kecamatan hingga desa secara langsung menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.

“Perputaran uang dan ekonomi di wilayah kita sangat terbantu. Keuntungan ini memang bukan berupa pendapatan langsung yang masuk ke APBD, melainkan peningkatan aktivitas ekonomi yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” terangnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan bahan pangan harian untuk operasional dapur SPPG menjadi saluran pasar baru yang menyerap hasil produksi pertanian dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Bogor.

“Produk-produk pertanian kita di Kabupaten Bogor jadi hidup dan terserap dengan baik. Karena itu, mari kita jaga dan evaluasi bersama-sama agar manfaat program ini optimal bagi anak-anak maupun perekonomian warga,” pungkas Rudy.

BACA JUGA:  Disdukcapil Depok Siapkan Integrasi Layanan Kelahiran dengan RS, Perkuat IKD pada 2027