INDORAYATODAY.COM – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendorong para seniman dan inisiatif seni rupa daerah untuk memperoleh akses yang lebih luas ke pasar, kolektor, hingga jejaring profesional melalui kehadiran MTN Market di ajang Art Jakarta 2026.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa penguatan talenta seni tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, para seniman perlu diintegrasikan ke dalam ekosistem yang terhubung langsung dengan pasar dan pelaku industri.
“Manajemen Talenta Nasional (MTN) di Kementerian Kebudayaan merupakan program terkoordinasi untuk seni budaya yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga,” kata Fadli di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Fadli menyampaikan, program MTN mencakup lima subsektor utama, yaitu seni rupa, film, musik, seni pertunjukan, dan sastra.
Khusus subsektor seni rupa, Kemenbud mendorong ajang internasional seperti Art Jakarta agar tidak sekadar menjadi ruang pameran, melainkan platform tempat bertemunya seniman dengan para kolektor dan jejaring profesional.
“Kami berharap seniman di daerah yang selama ini belum mendapatkan kesempatan di platform art fair seperti Jakarta ini bisa memperoleh peluang tersebut,” ujar Fadli.
MTN Market menjadi bagian dari AJScope, yakni segmen baru dalam Art Jakarta 2026 yang mempertemukan berbagai inisiatif pasar seni dari berbagai daerah.
Dalam ajang ini, Kemenbud memfasilitasi enam inisiatif seni rupa daerah, antara lain Mini Art Malang, Artists Art Fair, ART HEY, Maa Ledungga, Hello Goodbye Photo Market, dan Watercolor Art Fair.
Keenam kelompok ini menampilkan karya, arsip, serta rekam jejak mereka untuk menunjukkan bagaimana pasar seni lokal dapat tumbuh dengan pendekatan yang beragam dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan