INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Kelompok Tani Lahan Hijau Rawa Geni, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, memanfaatkan Pekan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 untuk memperkenalkan hasil budidaya pertanian lokal kepada masyarakat.
Tak sekadar memamerkan tanaman, kelompok tani tersebut juga melayani berbagai pertanyaan pengunjung mengenai cara merawat tanaman, terutama cabai yang kerap mengalami gangguan pertumbuhan.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok itu berlangsung pada 13–18 Oktober 2026.
Kelompok tani yang diketuai Jaelani, yang juga menjabat Ketua RW 01 Rawa Geni, membawa beragam tanaman hasil budidaya warga.
Di antaranya cabai rawit hibrida jenis Dewata, cabai keriting, terong ungu, melon madu, serta cabai varietas Ori 212.
Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu cara kelompok tani memperluas pengenalan potensi pertanian yang dikembangkan masyarakat di lingkungan permukiman.
Pengurus Kelompok Tani Lahan Hijau Rawa Geni, Heni Siti Haeroni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pengalaman ketiga kelompoknya mengikuti bazar.
Menurutnya, kesempatan bertemu langsung dengan masyarakat memberikan manfaat tersendiri, terutama untuk memperkenalkan hasil kebun sekaligus bertukar pengetahuan tentang pertanian.
“Alhamdulillah, ini sudah ketiga kalinya kami mengikuti bazar. Senang rasanya bisa ikut meramaikan kegiatan ini dan memperkenalkan hasil tanaman dari kelompok tani kami kepada masyarakat,” kata Heni, Kamis (15/10/2026).
Heni yang juga merupakan kader PKK Rawa Geni menyebut tanaman cabai menjadi salah satu komoditas yang paling banyak menarik pertanyaan pengunjung.
Sebagian warga mengaku mengalami kendala saat membudidayakan cabai dan ingin mengetahui cara mengatasinya.
“Banyak yang bertanya tentang obat untuk tanaman cabai. Ternyata, banyak juga yang mengeluhkan masalah pada tanaman cabai mereka. Jadi, kami bisa saling berbagi informasi dan pengalaman,” ungkapnya.
Interaksi tersebut membuat stan kelompok tani tidak hanya menjadi tempat mengenalkan tanaman, tetapi juga ruang bertukar pengalaman antara sesama warga yang memiliki minat berkebun.
Menurut Heni, keikutsertaan dalam Pekan HPS memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Pengunjung dapat mengenal jenis tanaman yang dibudidayakan warga Rawa Geni, sedangkan anggota kelompok tani memperoleh masukan dan pengalaman dari masyarakat.
“Melalui interaksi tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai tanaman, sementara kelompok tani mendapat kesempatan mengenalkan hasil budidayanya secara lebih luas,” ungkapnya.
Pekan HPS Tingkat Kota Depok 2026 sendiri digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan serta akses terhadap pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Partisipasi Kelompok Tani Lahan Hijau Rawa Geni menunjukkan bahwa kegiatan pertanian juga dapat dikembangkan dari lingkungan permukiman melalui keterlibatan warga.
Melalui ajang tersebut, kelompok tani berharap hasil budidaya mereka semakin dikenal sekaligus membuka peluang untuk memperluas jejaring dan pertukaran pengetahuan mengenai pertanian.

Tinggalkan Balasan