DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Warga Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, digegerkan penemuan mayat perempuan di saluran air dekat pagar panel sebuah perusahaan, Jumat (16/10/2026).

Jasad perempuan tersebut ditemukan dalam posisi tertelungkup di bawah tebing, dekat pagar panel di Jalan Rifan, RT 01/RW 10.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan menjelaskan, penemuan itu bermula ketika seorang warga melintas di belakang rumah penduduk.

“Awalnya saksi melihat seseorang tergeletak tertelungkup di saluran air dekat pagar panel. Setelah diperiksa, ternyata perempuan tersebut sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Saksi kemudian memberitahukan temuannya kepada warga lain. Informasi itu diteruskan kepada ketua RT/RW setempat hingga Bhabinkamtibmas Sukamaju Baru.

Polisi bersama tim terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Depok turut mengidentifikasi jasad korban.

Korban diketahui berinisial AH, perempuan kelahiran Bogor, 21 Juni 1959. Dia tercatat sebagai warga Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos.

Kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan. Pakaian yang dikenakannya dilaporkan sudah tidak utuh ketika jasad ditemukan di lokasi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan Inafis dan Dokkes, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Hendra.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban telah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Keluarga menyebut korban dalam kondisi sakit atau mengalami kepikunan.

Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan kepada pihak kepolisian.

Petugas pemadam kebakaran dari wilayah Cimanggis dan Jalan Merdeka, Sukmajaya, turut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi jasad.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Hendra.

BACA JUGA:  BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 Guncang NTT

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk diurus. Sementara itu, laporan lengkap mengenai penemuan tersebut masih menunggu proses pelaporan lebih lanjut.