DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Lansia di Kota Depok harus mewaspadai osteoporosis. Penyakit ini bisa membuat tulang rapuh dan meningkatkan risiko patah tulang.
Osteoporosis kerap berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak orang tidak menyadari kondisi tulangnya melemah.
Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi. Upaya ini juga membantu lansia mempertahankan aktivitas dan kemandirian.
Direktur RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA) Kota Depok, Indriati, menegaskan pentingnya edukasi mengenai kesehatan tulang.
“Edukasi ini penting untuk mendorong pencegahan osteoporosis sejak dini dan menjaga kemandirian pada usia lanjut,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, RSUD ASA menggelar Workshop Osteoporosis bertema Tulang Kuat, Hidup Sehat di Aula Lantai 6 RSUD ASA, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Sedunia sekaligus hari ulang tahun RSUD ASA.
Sekitar 60 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur manajemen rumah sakit, perawat, perwakilan puskesmas, kader, dan masyarakat umum.
Workshop menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Yudhistira Herlambang, Sp.S, dan dr. Ika Ayu Paramitha, Sp.K.F.R., AIFO-K.
Materi yang dibahas meliputi pengenalan osteoporosis, faktor risiko, deteksi dini, serta pentingnya nutrisi seimbang dan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan tulang.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis sesuai kondisi masing-masing.
“Pencegahan osteoporosis perlu dilakukan sejak dini melalui pola hidup sehat, nutrisi seimbang, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan,” kata Indriati.
Dia berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Depok untuk menjaga kesehatan tulang, sehingga lansia tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Tinggalkan Balasan