JAKARTA, INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kota Depok terus mempercepat langkah menghadirkan bukaan Tol Cipayung sebagai akses baru yang diyakini akan membawa dampak besar bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Depok, Supian Suri, usai mengikuti Kick-Off Meeting ROW Plan dan Basic Design Konstruksi Bukaan Tol (On/Off Ramp) Cipayung Jaya pada rencana Jalan Tol Depok-Antasari bersama Direktorat Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Supian mengatakan, Pemerintah Kota Depok mendukung penuh program pemerintah pusat dalam penyelesaian lanjutan jalan tol, termasuk pembangunan sekitar empat kilometer ruas menuju bukaan Tol Cipayung.

“Harapannya, pertama memfasilitasi warga Depok untuk akses ke tol, yang kedua mengurai kemacetan, yang ketiga mendorong pertumbuhan ekonomi, dan yang keempat mendukung hadirnya fasilitas Batalyon baru di Kota Depok,” kata Supian Suri.

Menurutnya, keberadaan akses baru tersebut akan mempermudah aktivitas masyarakat sekaligus memperlancar akses keluar masuk kendaraan menuju kawasan Cipayung.

Supian menilai pembangunan infrastruktur jalan selalu menjadi pemicu tumbuhnya investasi dan pusat-pusat ekonomi baru.

Ia menyebut kawasan Cipayung sebenarnya sudah berkembang.

Namun, akses menuju wilayah tersebut masih menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan.

Karena itu, Pemerintah Kota Depok hadir mendukung penuh pembangunan bukaan tol agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui rencana peningkatan infrastruktur jalan penghubung, terutama di Jalan Muhidin dan Jalan Garuda yang saat ini dinilai belum memadai.

“Kami ingin proyek ini berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan. Karena itu, pelebaran jalan menjadi bagian penting agar akses keluar masuk tol lebih lancar,” ujarnya.

Supian optimistis bukaan Tol Cipayung akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Kota Depok.

BACA JUGA:  Tirta Asasta Depok Teken Kerja Sama Penting untuk Penguatan SDM

Kemudahan akses diyakini akan menarik investasi, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Terkait target pembangunan, Supian menyebut pihak pengelola jalan tol menargetkan penyelesaian konstruksi pada 2027.

Pemerintah Kota Depok pun berkomitmen mempercepat proses pembebasan lahan agar pembangunan tidak mengalami hambatan.

“Kalau targetnya 2027, berarti kami juga harus melakukan percepatan, terutama pada pembebasan lahan. Harapannya proses fisik pembangunan bisa berjalan lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tuntas Supian.