INDORAYATODAY.COM, KOTA DEPOK – Sebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Anak Krakatau dirasakan di sejumlah wilayah Kota Depok, termasuk lima kecamatan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Denny Romulo Hutauruk menyebut wilayah terdampak meliputi Beji, Sukmajaya, Cimanggis, Bojongsari, dan Sawangan.

“Yang terdampak Kecamatan Beji, Sukmajaya, Cimanggis, Bojongsari, dan Sawangan,” kata Denny saat diwawancarai, Senin (7/9/2026).

Meski terdapat laporan wilayah yang terdampak, Denny menegaskan kondisi di sejumlah kecamatan tersebut belum dapat dikategorikan parah.

Menurut dia, abu vulkanik yang ditemukan masyarakat sejauh ini masih dalam kondisi yang dapat ditangani.

“Nggak ada parah. Nggak ada parah ya, terdampak aja. Nggak terlalu parah. Hanya terdampak, itu aja sih,” ujarnya.

Denny juga menyampaikan bahwa hingga saat ini DPKP Depok belum menerima laporan masyarakat yang meminta bantuan penyemprotan untuk membersihkan abu vulkanik yang menumpuk di rumah.

“(Sampai saat ini) enggak ada,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya warga yang menghubungi Damkar untuk meminta penyemprotan rumah akibat abu vulkanik, Denny memastikan belum ada permintaan tersebut.

Ia menyebut laporan permintaan penyemprotan yang masuk saat ini nihil. Menurutnya, abu yang berada di permukaan masih relatif tipis dan dapat dibersihkan dengan penyemprotan biasa.

“Kalau dari pengamatan kami, ketebalan abu paling nol koma berapa senti lah. Jadi disemprot biasa atau disiram air saja sudah langsung hilang,” kata Denny.

Sebelumnya, DPKP Kota Depok telah mengingatkan masyarakat mengenai potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Denny meminta warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi berdebu atau angin bertiup kencang. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah serta menutup pintu dan jendela agar abu tidak mudah masuk.

BACA JUGA:  Depok Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1446 H

Abu vulkanik dapat berdampak pada sistem pernapasan, mata, dan kulit. Keluhan yang mungkin muncul antara lain batuk, pilek, sesak napas, radang tenggorokan, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Denny juga mengingatkan warga memperhatikan kondisi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan serta mengikuti informasi resmi pemerintah. ***