DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Warga Kota Depok dibuat waspada. Tiga kebakaran terjadi dalam sehari, Rabu (9/9/2026).

Dua kebakaran melanda lahan. Satu lainnya menghanguskan bedeng pekerja proyek semi permanen.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok Tesy Haryati mengatakan, tiga kejadian tersebut ditangani petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran pertama terjadi di lahan pinggir Jalan Raya Juanda, RT 05/RW 22, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Lahan yang terbakar sekitar 600 meter persegi,” kata Tesy, Kamis (10/9/2026).

Api dilaporkan membesar dan nyaris merembet ke mobil pribadi serta rumah warga.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 11.15 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.

Pemadaman berlangsung hingga api dinyatakan selesai sekitar pukul 13.15 WIB.

Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 14.04 WIB.

Lokasinya berada di bedeng pekerja proyek semi permanen di samping Cimanggis Golf Estate, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

“Bedeng pekerja proyek semi permanen yang terbakar luas areanya sekitar 500 meter persegi,” ujar Tesy.

Objek tersebut merupakan bedeng pekerja proyek milik PT Ika Griya.

Nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Petugas menerima laporan dari warga bernama Iskandar.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.11 WIB dan proses penanganan selesai pukul 16.20 WIB.

Belum selesai. Kebakaran kembali terjadi pada malam harinya.

Kali ini, api membakar lahan bambu di Jalan Bumi Bukit Pabuaran Indah Nomor 13, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong.

“Luas lahan bambu yang terbakar sekitar 5 x 100 meter,” tutur Tesy.

Menurut informasi pemilik lahan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas membakar sampah.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 19.45 WIB.

Petugas tiba di lokasi 10 menit kemudian dan api berhasil ditangani pada pukul 20.25 WIB.

BACA JUGA:  Ular Sapi Bikin Geger Warga Sawangan, Petugas Damkar Depok Turun Tangan

Rentetan kejadian tersebut menjadi pengingat bagi warga Depok untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Aktivitas membakar sampah maupun penggunaan instalasi listrik perlu dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar api tidak meluas.