INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Komjen Wahyu menggantikan posisi Komjen Polisi Dedi Prasetyo.

Pelantikan Wahyu digelar serentak bersamaan dengan pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru, serta sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Wahyu Hadiningrat merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Pria kelahiran Bandung tahun 1970 ini dikenal luas di internal kepolisian sebagai sosok akademis dan ahli strategi manajemen perencanaan, meski sepanjang kariernya tidak pernah mengampu jabatan sebagai kepala kepolisian daerah (kapolda).

Sebelum diangkat sebagai Wakapolri, Wahyu mengemban amanah sebagai Asisten Utama Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena) Kapolri di Mabes Polri sejak 20 September 2024.

Karier kepolisian Wahyu didominasi oleh rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal, penanganan terorisme, dan analisis intelijen. Memulai dinas sebagai perwira pertama di Polda Jawa Barat pada 1993, ia dipercaya memegang sejumlah posisi operasional, seperti Wakapolres Cirebon Selatan (1994), Kapolsek Soreang Polres Bandung (1995), Kasatserse Polres Bandung (1997), hingga Kasatserse Polresta Bogor (1998).

Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjabat sebagai Kasat I Ditreskrim Polda Jawa Barat (2006) dan Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri. Di jajaran komando kewilayahan, Wahyu tercatat dua kali menjabat sebagai kapolres, yakni Kapolres Metro Bekasi (2011) serta Kapolres Metro Jakarta Selatan (2012).

Memasuki tahun 2016, Wahyu banyak berkiprah di lingkungan Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, serta Badan Intelijen Negara (BIN). Ia pernah menduduki posisi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2017) dan Direktur Respon Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber BIN (2017).

BACA JUGA:  Bea Cukai Bongkar Impor Beras Ilegal, Amran: 115 Juta Petani Dirugikan

Selanjutnya, ia dipercaya mengemban jabatan Wakapolda Metro Jaya pada 2018, serta Wakabareskrim Polri pada 2020 di masa kepemimpinan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis.

Selain menyelesaikan pendidikan di Akpol dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Wahyu juga merupakan alumni Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri lulusan tahun 2016.