DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Kota Depok mulai mematangkan persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Bukan hanya menyiapkan atlet untuk mengejar medali, Depok juga bersiap menjalankan peran sebagai salah satu tuan rumah.

Ketua KONI Kota Depok Heri Supriyanto mengatakan persiapan dilakukan dari berbagai sisi.

Salah satunya terkait kebutuhan akomodasi bagi atlet dan official.

Menurut Heri, KONI Depok telah memetakan kebutuhan penginapan sekaligus melakukan pemesanan sejumlah hotel.

Langkah itu dilakukan agar para atlet mendapatkan tempat istirahat yang layak selama pelaksanaan Porprov.

“Kami juga harus memfasilitasi atlet kita untuk ada penginapan yang memadai untuk mereka. Jangan sampai nanti penginapan yang tidak representatif mengganggu mereka juga,” ujar Heri, baru-baru ini.

Heri memastikan kebutuhan penginapan kontingen Depok sejauh ini relatif aman.

“Dari segi penginapan insyaallah mereka sudah aman,” katanya.

Untuk kontingen Depok, sebanyak 754 atlet sebelumnya dinyatakan lolos babak kualifikasi Porprov.

Setelah proses pendaftaran ulang, jumlah atlet diperkirakan berada di kisaran 700 orang.

Jika digabung dengan official dan unsur pendukung lainnya, total kontingen Depok diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

Heri menyebut pengalaman mengikuti Porprov 2018 dan 2022 menjadi modal penting dalam persiapan tahun ini.

“Jadi insyaallah semuanya kita sudah siap karena kita juga sudah punya pengalaman,” ujarnya.

Namun, bagi Heri, Porprov Jabar 2026 bukan semata-mata tentang pertandingan dan perolehan medali.

Status Depok sebagai salah satu tuan rumah dinilai menjadi momentum penting bagi masyarakat.

Sebab, kesempatan menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat Jawa Barat tidak datang setiap saat.

Jawa Barat memiliki 27 kabupaten/kota yang secara berkala mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Porprov.

“Jadi, ini saatnya kita harus berbangga Depok dipilih menjadi tuan rumah,” kata Heri.

BACA JUGA:  Pemilik Bangli di Depok Mulai Ketar-ketir, Satpol PP Siap Bongkar Target Selanjutnya

Porprov juga dipandang dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kota Depok.

Ribuan peserta dan pendukung dari berbagai daerah diperkirakan akan datang selama penyelenggaraan.

Kondisi itu berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, kuliner, hingga berbagai usaha lokal.

“Ini bisa memberikan multiplier effect khususnya bagi UMKM, bagi dunia usaha di sini, bagi hotel-hotel dan lain-lain,” ujar Heri.

Sejumlah hotel, kata dia, bahkan telah menerima pemesanan untuk kebutuhan Porprov.

Menurut Heri, kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi mulai ikut bergerak menjelang pelaksanaan ajang olahraga tersebut.

Dia berharap pelaku UMKM dan dunia usaha lokal dapat memanfaatkan momentum tersebut.

Di sisi lain, Heri mengajak masyarakat Depok memberikan dukungan kepada para atlet yang akan bertanding.

Dia berharap status sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan bersama.

“Mari mohon dukungan masyarakat Depok menjadi tuan rumah menjadi suatu kebanggaan buat kita dan ini menjadi catatan sejarah juga buat kita,” katanya.

Heri juga meminta masyarakat memberikan dukungan penuh kepada kontingen Depok yang akan membawa nama daerah di Porprov Jabar 2026.

“Mohon dukungan para atlet kita yang akan bertanding membela nama Kota Depok di Porprov, ajang multi event terbesar di Jawa Barat,” tuntasnya.