DEPOK, INDORAYA TODAY – Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok menyampaikan pandangan umum terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Depok, Senin (7/7/2025). Sekretaris Fraksi Gerindra, Gerry Wahyu Riyanto, mengapresiasi pencapaian Pemkot Depok dalam mencapai target pendapatan dan penurunan angka kemiskinan, namun menyoroti ketimpangan sosial yang masih perlu perhatian lebih.

Gerindra mengapresiasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target, meskipun angka tersebut masih didominasi oleh dana transfer. Fraksi ini mendorong Pemkot Depok untuk memperkuat sumber PAD melalui optimalisasi pajak digital dan sektor informal, serta memanfaatkan aset daerah yang belum dimaksimalkan. “Penguatan sektor pajak daerah dan perluasan sektor informal adalah kunci untuk mendukung inklusi ekonomi yang lebih merata,” tegas Gerry.

Di sisi lain, Fraksi Gerindra juga menyoroti belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasi, dengan sebagian besar digunakan untuk belanja pegawai. Oleh karena itu, mereka mendorong Pemkot Depok untuk lebih efisien dalam belanja operasional dan lebih memprioritaskan belanja modal untuk proyek-proyek strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Efisiensi belanja harus terus ditingkatkan dengan reformasi birokrasi dan pemanfaatan anggaran yang lebih produktif,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Fraksi Gerindra juga menegaskan pentingnya mengurangi ketimpangan sosial yang tercermin dalam tingginya angka indeks Gini Kota Depok yang mencapai 0,402. Meski angka kemiskinan telah turun 2,38%, peningkatan kesenjangan sosial tetap menjadi tantangan besar. “Kami mendorong program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun lembaga non-pemerintah, guna menciptakan lapangan kerja dan mendukung inklusi ekonomi,” tambah Gerry.

Gerindra juga memberikan catatan terkait pentingnya kualitas perencanaan teknis dalam belanja infrastruktur. Menurut Fraksi Gerindra, perencanaan yang berbasis pada data kebutuhan riil di lapangan akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran dan efisien. “Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Fraksi PDIP Dukung Perubahan Perda Pajak Daerah, Dorong PAD Depok Tumbuh Lebih Cepat

Dalam hal transparansi anggaran, Fraksi Gerindra meminta Pemkot Depok untuk memperkuat kanal aduan publik dan keterbukaan data anggaran agar masyarakat bisa lebih aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan. “Dengan partisipasi publik yang lebih besar, kami yakin program-program pemerintah akan lebih tepat sasaran dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Gerry.

Fraksi Gerindra juga menegaskan bahwa meskipun ada banyak pencapaian dalam APBD 2024, masih banyak ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal efisiensi belanja dan peningkatan PAD. Mereka berharap dengan pembahasan yang lebih mendalam, Raperda ini bisa menghasilkan kebijakan yang lebih terukur dan berpihak pada kepentingan publik.

Mengakhiri pandangannya, Gerry mengutip pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang mengingatkan pentingnya bekerja dengan semangat dan optimisme untuk mengejar ketertinggalan dan mencapai kemajuan yang lebih baik untuk Kota Depok.

“Kolaborasi dan semangat kerja keras adalah kunci untuk mewujudkan Depok yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.