INDORAYATODAY.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy meminta generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, untuk terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rachmat saat menerima audiensi dari Pengurus Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KMHDI Wayan Ardhi Adyana di Jakarta.

“Yang kita harapkan dari kalian adalah meneruskan cita-cita para pendiri bangsa. Mahasiswa tidak selamanya belajar dari buku, tetapi juga harus aktif dalam organisasi, menjadi pemimpin bagi sesama, dan menunjukkan keteladanan. Pemimpin adalah mereka yang memimpin dengan memberi contoh,” ujar Rachmat dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).

Rachmat menegaskan, kepemimpinan yang berintegritas, semangat memperjuangkan cita-cita bangsa, serta kepedulian terhadap persoalan sosial merupakan fondasi krusial bagi generasi muda dalam menyokong pembangunan nasional.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa arah pembangunan nasional saat ini berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar bangsa, seperti kemiskinan, kesenjangan, ketidakadilan, hingga keterbatasan lapangan kerja. Upaya pengentasan ini menempatkan pemerintah sebagai penggerak utama dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemuda.

“Pembangunan harus inklusif. Tidak boleh ada satu pun yang tertinggal atau no one left behind. Kelompok-kelompok kecil juga harus mendapat perhatian yang sama. Prinsip ini tidak boleh sekadar menjadi slogan, melainkan diwujudkan dalam kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KMHDI Wayan Ardhi Adyana memaparkan sejumlah program kerja organisasi yang berfokus pada kaderisasi, penguatan kapasitas mahasiswa Hindu, pengembangan talenta, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Wayan menyebutkan beberapa program strategis yang tengah berjalan meliputi pengembangan pusat kegiatan KMHDI, penyaluran beasiswa pendidikan, penguatan kemitraan dengan perguruan tinggi keagamaan Hindu, serta pembentukan desa binaan sebagai wadah konkret pengabdian masyarakat bagi para kader.

BACA JUGA:  Menteri Hukum Tekankan Pentingnya Layanan Hukum Responsif dan Humanis

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan.