DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Calon jemaah haji (CJH) Kota Depok yang akan berangkat ke Tanah Suci pada 2027 kini sudah bisa menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting untuk menentukan status istithaah kesehatan haji.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan untuk melayani pemeriksaan CJH.

Tak hanya puskesmas, 15 rumah sakit di Kota Depok juga ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan kesehatan haji.

Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan pemeriksaan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Dinkes Kota Depok Nomor 400.7.7.1/4680/P2P/2026 tentang Pemberitahuan Pemeriksaan dan Pembinaan Kesehatan Jemaah Haji Tahun 2027 M/1448 H.

“Pemeriksaan kesehatan ini ditujukan bagi sekitar 2.037 CJH reguler Kota Depok dan CJH khusus di tahun 2027,” kata Devi, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan CJH sebelum menjalankan ibadah haji.

Untuk pemeriksaan dasar dan penunjang, CJH dapat mendatangi 11 UPTD Puskesmas sesuai wilayah domisili.

Sementara itu, pemeriksaan dasar dan lanjutan serta pemeriksaan lanjutan melalui rujukan puskesmas dapat dilakukan di 15 rumah sakit yang telah ditunjuk.

Adapun 15 rumah sakit tersebut yakni Alia Hospital Depok, RS Tugu Ibu, RSU Bhakti Yudha, RS Puri Cinere, dan RS Citra Arafiq Sawangan.

Kemudian RS Grha Permata Ibu, RS Meilia, RS Siloam Heart Hospital, RSIA Tumbuh Kembang, dan RS Citra Arafiq.

Selanjutnya terdapat RS Bhayangkara Brimob, RSUD Khidmat Sehat Afiat Depok, RS UI, RS Primaya, serta RSUD Anugerah Sehat Afiat Depok.

Devi menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan nantinya menjadi dasar penetapan status istithaah kesehatan CJH.

Status tersebut terbagi dalam empat kategori.

Yakni memenuhi syarat istithaah kesehatan haji, memenuhi syarat dengan pendampingan, tidak memenuhi syarat sementara, dan tidak memenuhi syarat.

BACA JUGA:  Wow! Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Depok Bobotnya Fantastis

“Bagi jemaah yang dinyatakan belum memenuhi syarat istithaah kesehatan sementara, fasilitas kesehatan akan memberikan pembinaan dan pengobatan serta melakukan evaluasi secara berkala setelah satu bulan,” jelasnya.

Devi mengimbau para CJH segera menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk.

“CJH segera melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk agar seluruh tahapan persiapan kesehatan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain 15 rumah sakit tersebut, pemeriksaan kesehatan haji juga difasilitasi 11 puskesmas.

Yakni Puskesmas Beji, Cimanggis, Pancoran Mas, Cinere, Limo, Cipayung, Cilodong, Sawangan, Bojongsari, Tapos, dan Sukmajaya.