INDORAYATODAY.COM – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon optimistis batik Indonesia akan semakin dikenal dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat internasional.

Menurutnya, pengakuan global terhadap batik tak hanya memperkuat identitas budaya Nusantara, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja di dalam negeri.

Fadli menyampaikan, perluasan apresiasi internasional terhadap batik perlu dibarengi dengan penguatan ekosistem industri batik nasional dari hulu ke hilir.

“Harapannya, batik akan terus mendunia, bukan hanya di Indonesia, melainkan dikenal luas oleh masyarakat internasional,” ujar Fadli Zon usai menghadiri Taklimat Media di Graha Utama Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026).

Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian Kebudayaan telah menyiapkan sejumlah program promosi kebudayaan ke mancanegara, baik melalui pameran mandiri maupun kolaborasi bersama komunitas pelestari batik.

Fadli menilai peran aktif komunitas sangat krusial dalam memperkenal keberagaman motif batik daerah kepada dunia.

“Kami mendukung banyak sekali pameran yang diselenggarakan oleh komunitas, termasuk kegiatan yang kami inisiasi sendiri untuk memperkenalkan batik Indonesia,” tuturnya.

Selain pameran luar negeri, Kementerian Kebudayaan mengandalkan keberadaan Museum Batik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebagai sarana edukasi publik dan diplomasi budaya. Museum tersebut menampilkan ratusan kekayaan motif dan corak khas batik yang berasal dari berbagai penjuru Tanah Air.

BACA JUGA:  Perjuangkan Sopir Logistik, Sufmi Dasco Dorong Pemerintah Beri SIM Gratis dan Rumah Subsidi