INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Setelah sekitar 25 tahun tak tersentuh renovasi, lapangan di RW 02 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, akhirnya diperbaiki melalui program Dana RW Rp300 juta.

Ketua RW 02 Baktijaya, Zamroni, mengatakan perbaikan lapangan tersebut menjadi salah satu pembangunan yang paling dinantikan warga.

Selama bertahun-tahun, fasilitas itu tetap digunakan meski belum pernah mendapatkan renovasi.

“Lapangan itu sudah ada mungkin 25 tahun, itu tidak pernah ada rehab atau renovasi lapangan,” ujar Zamroni.

Kini, kondisi lapangan mulai berubah. Melalui alokasi sekitar Rp40 juta dari program Dana RW, permukaannya kembali dicor dan dicat.

Zamroni mengaku bersyukur karena program Dana RW membantu mewujudkan sejumlah kebutuhan lingkungan yang sebelumnya sulit terealisasi.

Menurutnya, pengurus RW telah menyusun usulan pembangunan sejak awal 2025. Kebutuhan tersebut kemudian mulai dipenuhi pada 2026.

“Alhamdulillah, sangat membantu sekali dana Rp300 juta itu. Jadi apa-apa yang selama ini kita usulkan, dengan adanya dana Rp300 juta itu jadi terpenuhi,” katanya.

Selain lapangan, perbaikan juga menyentuh taman lingkungan. Bagian yang catnya sudah kusam kini mendapat pengecatan ulang.

Bagi Zamroni, pembangunan semacam itu mungkin terlihat sederhana. Namun, manfaatnya langsung dirasakan karena fasilitas tersebut berada di lingkungan tempat warga beraktivitas sehari-hari.

Ia mengatakan program Dana RW membuka kesempatan untuk membenahi sarana lingkungan yang selama ini belum tertangani.

Manfaat lain yang dirasakan RW 02 Baktijaya adalah terealisasinya pengadaan kendaraan roda tiga atau bentor.

Zamroni mengatakan kendaraan tersebut sudah beberapa kali diusulkan, tetapi belum berhasil diwujudkan.

Baru setelah program Dana RW berjalan, kebutuhan itu dapat dipenuhi.

“Selama ini mengajukan motor roda tiga, bentor, itu tidak pernah gol. Tapi dengan adanya dana yang Rp300 juta itu bisa direalisasikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Perluas Seleksi Terbuka ASN hingga Eselon III dan IV

Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut menambah sarana penunjang kegiatan lingkungan.

Bersama perbaikan lapangan dan taman, pengadaan bentor menjadi contoh kebutuhan warga yang akhirnya dapat direalisasikan melalui anggaran tersebut.

Melihat perubahan di lingkungannya, Zamroni mendukung keberlanjutan program Dana RW Rp300 juta.

Ia menilai program tersebut membantu pengurus lingkungan menentukan dan merealisasikan pembangunan berdasarkan kebutuhan warga.

Dengan adanya alokasi anggaran, usulan yang sebelumnya tertunda memiliki kesempatan lebih besar untuk diwujudkan.

Zamroni berharap manfaat serupa dapat terus dirasakan masyarakat, terutama untuk memperbaiki fasilitas yang digunakan bersama.

Baginya, hasil pembangunan di RW 02 menunjukkan bahwa kebutuhan lingkungan yang telah lama diajukan bisa terealisasi ketika tersedia dukungan anggaran.

Dari lapangan yang akhirnya direnovasi hingga kendaraan roda tiga yang kini tersedia, program Dana RW dinilai telah membawa perubahan nyata bagi warga Baktijaya.