INDORAYATODAY.COM — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Saat ini, harga sapi di tingkat peternak terpantau stabil di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP).

“Stok saat ini cukup dan harga di tingkat produsen berkisar Rp52 ribu hingga Rp53 ribu per kg bobot badan. Ini masih lebih rendah dari harga acuan Rp56 ribu-Rp58 ribu per kg,” ujar Sudaryono dalam Rakernas Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Bogor.

Sudaryono menjelaskan, stabilitas sektor peternakan saat ini didukung oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memberikan jaminan pasar bagi peternak lokal. Ia optimistis program ini akan menyerap hasil produksi peternak secara maksimal, baik daging maupun susu.

Dalam kesempatan tersebut, Wamentan mengajak APPSI menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Ia meminta asosiasi aktif melaporkan gangguan produksi maupun masalah tata niaga agar pemerintah dapat merespons dengan cepat.

Ketua Umum APPSI yang juga Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menambahkan bahwa program MBG menjadi peluang besar bagi peternak dalam negeri. Menurutnya, program tersebut memberikan kepastian pembeli (off-taker) yang selama ini menjadi tantangan bagi pengembangan usaha peternakan di daerah.

BACA JUGA:  Mata Lokal Fest 2025 Angkat Isu Keberlanjutan, Sufmi Dasco hingga Pramono Anung Jadi Pembicara