INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok Qonita Luthfiyah menilai pembinaan anak yatim dan dhuafa merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia (SDM) daerah. Ia menekankan pentingnya akses pendidikan, kesehatan, dan pembinaan karakter bagi generasi muda.
Qonita mengatakan perhatian terhadap anak yatim tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berkaitan dengan pembangunan jangka panjang. Menurut dia, setiap anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, perhatian kesehatan, serta pembinaan karakter agar kelak mampu menjadi generasi yang berdaya saing,” ujar Qonita usai bersilaturahmi sekaligus memberikan santunan di Panti Asuhan dan Pondok Tahfidz Al-Qur’an Al-Hayya, Cipayung, Depok, Minggu (1/3/2026).
Ia menyebut keterlibatan dalam pembinaan lembaga sosial yang menaungi anak yatim telah dilakukan sejak 2014. Pengalaman tersebut, kata dia, memberikan gambaran langsung mengenai kebutuhan pendidikan dan pengasuhan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Qonita juga mendorong peningkatan motivasi belajar dan kemandirian anak sebagai bagian dari pembentukan karakter. Ia menilai keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih pendidikan.
“Anak-anak harus tetap memiliki semangat belajar dan kepercayaan diri untuk meraih cita-cita,” katanya.
Dalam konteks kebijakan, Qonita menegaskan dukungan terhadap program yang berkaitan dengan pendidikan, pembinaan keagamaan, serta perlindungan sosial bagi anak. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat diperlukan untuk memperluas jangkauan pembinaan.
Menurut dia, pembangunan manusia tidak hanya dilakukan melalui program formal, tetapi juga melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan nonformal yang berperan dalam pembentukan karakter.
Selain itu, Qonita mengingatkan pentingnya keberlanjutan pembinaan agar tidak berhenti pada momentum tertentu, melainkan menjadi program berkelanjutan.
Qonita Luthfiyah menempatkan pembinaan anak yatim sebagai bagian dari strategi pembangunan SDM Kota Depok. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang mandiri, berpendidikan, dan memiliki karakter kuat.

Tinggalkan Balasan