INDORAYATODAY.COM, NEW DELHI – Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di India mendapat sambutan dari mahasiswa Indonesia yang berharap hubungan kedua negara semakin erat melalui kerja sama strategis.
Salah satunya Jeremiah Himawan, mahasiswa Ilmu Politik di Delhi University, yang mengaku bangga dapat menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo di New Delhi, India.
Menurut Jeremiah, kunjungan tersebut menunjukkan hubungan Indonesia dan India memiliki arti penting serta menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan kedua negara.
“Saya merasa sangat terhormat dan juga sangat bahagia atas kedatangan Bapak Prabowo. Kedatangan beliau menunjukkan bahwa India dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat baik,” ujar Jeremiah, Sabtu (12/9/2026).
Jeremiah berharap kunjungan Presiden Prabowo dapat membawa dampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia dan India.
Menurutnya, kerja sama kedua negara yang telah berjalan perlu terus dikembangkan, tidak hanya dalam hubungan antar pemerintah, tetapi juga melalui interaksi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Karena hubungan bilateral Indonesia dengan India sekarang sangat baik, saya memohon kepada Bapak Prabowo untuk terus mempererat hubungan tersebut,” katanya.
Ia menilai hubungan antar masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan kedua negara.
Menurut Jeremiah, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di India juga menjadi salah satu bagian dari penghubung hubungan kedua negara melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Jeremiah mengatakan kehadiran Presiden Prabowo di India memberikan harapan agar berbagai kerja sama strategis yang dilakukan Indonesia dan India dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap hubungan kedua negara dapat berkembang dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, dan kerja sama antar generasi muda.
“Semangat untuk Bapak Prabowo, semangat untuk Indonesia. Saya percaya bahwa masa depan kita akan menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke India dilakukan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang berlangsung pada 12–13 September 2026.
Prabowo tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 22.00 waktu setempat atau pukul 23.30 WIB.
Setibanya di India, Presiden Prabowo disambut sejumlah pejabat India dan perwakilan Indonesia, di antaranya Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan India Shri Satish Chandra Dubey, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI New Delhi Yudho Sasongko, serta Atase Pertahanan RI di India Brigjen TNI (Mar) Burhanudin.
Melalui kehadiran Indonesia dalam forum BRICS, pemerintah berharap kerja sama dengan negara-negara mitra dapat semakin diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan global.

Tinggalkan Balasan