INDORAYATODAY.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyambut positif temuan faktual Ombudsman RI terkait dinamika pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Temuan di 34 provinsi tersehut dinilai sebagai bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola.

Sudaryono menegaskan, program berskala nasional seperti MBG membutuhkan pengawasan ketat. Oleh sebab itu, BGN berkomitmen tidak menutup mata terhadap berbagai laporan dan keluhan yang muncul di lapangan.

“Temuan Ombudsman sangat membantu kami. BGN tidak menutup mata terhadap persoalan, kami menerima banyak masukan, kritik, dan saran untuk menyelesaikan masalah mitra, yayasan, hingga insentif,” kata Sudaryono di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Sudaryono menambahkan, BGN kini tengah fokus melakukan perbaikan menyeluruh pada tata kelola sistem, sumber daya manusia, mekanisme pengawasan, hingga alur penanganan pengaduan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher menyampaikan bahwa pihanya tengah merampungkan dokumen rekomendasi kebijakan (policy brief) berdasarkan investigasi pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia.

“Kami sudah mengumpulkan temuan dari 34 provinsi. Dalam waktu dekat kami serahkan policy brief ini kepada BGN agar bisa bergandeng tangan memastikan tata kelola MBG terus membaik,” pungkas Nuzran.

BACA JUGA:  Kota Depok Perkenalkan Produk Unggulan di Indonesia City Expo 2025