INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Harris mengecek harga sejumlah kebutuhan masyarakat yang dijual koperasi. Ia menyebut harga beberapa komoditas relatif lebih murah, termasuk elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram.

Menurut Harris, harga gas elpiji 3 kilogram di koperasi tersebut berada di kisaran Rp16 ribu. Sementara itu, harga minyak goreng disebut memiliki selisih sekitar Rp2 ribu dibandingkan harga pembanding yang tidak dirinci.

Temuan tersebut disampaikan Harris setelah berbelanja bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memeriksa kesiapan operasional koperasi.

“Dan berbelanja serta mengecek harga dan ternyata relatif lebih murah, tadi sempat menanyakan harga gas melon 3 kg hanya 16 ribuan, minyak selisih 2 ribuan, lumayan buat emak-emak yang berbelanja kebutuhan,” kata Harris.

Selain mengecek harga kebutuhan pokok, Harris turut menjajal kendaraan operasional Koperasi Merah Putih Bojong Menteng.

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas dan memastikan kegiatan koperasi dapat berjalan sesuai tujuan pembentukannya.

Harris menilai operasional koperasi di Bojong Menteng sejauh ini sudah cukup baik.

Menurutnya, koperasi tersebut telah didukung sumber daya manusia, mulai dari manajer hingga pegawai, serta sarana dan prasarana yang dinilai memadai.

Ia berharap keberadaan koperasi dapat mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

“Ayo belanja di Kopdes Merah Putih harga lebih murah dan mutu nya terjamin,” ujar Harris.

Meski demikian, informasi mengenai harga seluruh komoditas, jumlah stok, dan perbandingan dengan harga pasar setempat belum dirinci dalam keterangan pemerintah kota.

Harris menegaskan bahwa pengembangan Koperasi Merah Putih tidak hanya bergantung pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik.

BACA JUGA:  Perbaikan SDN 05 Bojong Menteng Dikebut, Wawali Bekasi Turun Langsung

Ia meminta pengelola terus meningkatkan pelayanan dan memperluas sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat koperasi.

“Kita harapkan ke depan makin lebih baik, makin baik dari sisi tata kelola, dari sisi sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu secara utuh tentang manfaat dari hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini,” ujar Harris.

Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program yang diarahkan untuk memperkuat perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.

Di Kota Bekasi, keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap barang kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan pelayanan ekonomi di lingkungan permukiman.

Pemerintah Kota Bekasi menempatkan penguatan operasional dan pengenalan manfaat koperasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengembangan program tersebut.