INDORAYATODAY.COM – PSSI mulai menyusun langkah strategis guna membawa Timnas Indonesia bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pembenahan kedalaman skuad (squad depth) menjadi fokus utama agar pelatih memiliki lebih banyak pilihan pemain berkualitas di setiap lini.
Langkah akselerasi ini disiapkan setelah Skuad Garuda berpeluang besar langsung tampil di putaran kedua kualifikasi tanpa harus merangkak dari putaran pertama, menyusul posisi Indonesia yang kini menembus peringkat ke-21 di kawasan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
“Kebijakan FIFA dan AFC tentu harus kita ikuti. Kalau memang aturannya seperti itu, kita ikuti. Tentu inginnya bisa langsung ke tahapan yang lebih jauh, tetapi semua ada prosesnya,” ujar Erick Thohir di Jakarta.
Penyusunan Strategi Bersama John Herdman
Guna mematangkan peta jalan (roadmap) menuju Piala Dunia 2030, PSSI akan merumuskan strategi bersama Badan Tim Nasional (BTN) serta pelatih kepala John Herdman berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh.
Erick menekankan bahwa program pembinaan, penguatan kedalaman tim, hingga pemusatan latihan sudah harus diperhitungkan dan dieksekusi sejak awal tahun depan.
“Persiapan tidak bisa dilakukan mendadak. Agenda menuju Piala Dunia 2030 sudah harus dihitung matang sejak tahun depan agar seluruh program berjalan terarah,” tegasnya.
Optimalkan Peringkat FIFA dan Waktu Persiapan
Membaiknya peringkat FIFA Indonesia memberikan keuntungan tersendiri dalam penentuan posisi seeding di tingkat Asia.
Kendati demikian, federasi dan tim pelatih sepakat untuk memanfaatkan waktu persiapan yang ada secara optimal guna membangun skuad kompetitif yang siap berlaga di level tertinggi.

Tinggalkan Balasan