INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Rencana pembukaan akses Tol Depok–Antasari (Desari) di wilayah Cipayung mendapat persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Keputusan tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mempercepat penyiapan jaringan jalan yang akan mendukung akses keluar-masuk tol.

Wali Kota Depok Supian Suri mengungkapkan, persetujuan pemerintah pusat telah disampaikan melalui surat Menteri PU tertanggal 22 Oktober 2026.

Kabar itu disampaikannya seusai meninjau pekerjaan pelebaran Jalan Raya Cipayung, tepatnya pada ruas sebelum Jalan Muhidin hingga Jembatan Serong, Selasa (27/10/2026).

“Upaya kita, usulan kita masyarakat Depok melalui Pemerintah Kota Depok untuk bukaan Tol Depok-Antasari 3 di wilayah Cipayung alhamdulillah dikabulkan dan disetujui oleh Pak Menteri PU, Pak Dody Hanggodo melalui surat beliau yang keluar tanggal 22 Oktober kemarin,” ujar Supian.

Persetujuan pembukaan akses tol tersebut membawa konsekuensi bagi Pemkot Depok untuk menyiapkan infrastruktur jalan penghubung.

Supian menjelaskan, pelebaran tidak hanya dilakukan di Jalan Raya Cipayung, tetapi juga mencakup Jalan Muhidin, Jalan Garuda, dan Jalan Keadilan.

Ruas-ruas tersebut menjadi bagian dari jaringan jalan yang dipersiapkan untuk mendukung akses tol di wilayah Cipayung.

“Dan salah satu hal yang menjadi tanggung jawab kita di Pemerintah Kota Depok adalah mendukung exit tol itu adalah pelebaran Jalan Raya Cipayung, termasuk Jalan Muhidin dan Jalan Garuda, dan Jalan Garuda termasuk jalan kesananya Jalan Keadilan,” jelasnya.

Menurut Supian, pembangunan jalan pendukung merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah setelah mengusulkan penambahan akses Tol Desari di Cipayung, yang sebelumnya direncanakan hanya memiliki bukaan di wilayah Bojonggede.

Untuk pekerjaan yang saat ini berlangsung di Jalan Raya Cipayung, Supian menargetkan pelebaran beserta pengaspalan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026.

BACA JUGA:  Warga Apresiasi Signifikansi Pembangunan Kabupaten Bogor di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade

Dengan target tersebut, ruas jalan yang diperlebar diharapkan sudah dapat digunakan masyarakat sebelum pergantian tahun.

“Insyaallah di akhir Desember sudah selesai ya. Termasuk juga hotmix-nya,” kata Supian.

Meski demikian, ia mengakui fasilitas pedestrian belum termasuk dalam penyelesaian pekerjaan tahun ini.

Pemerintah kota berharap fasilitas bagi pejalan kaki dapat dilengkapi pada tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan nanti kita lengkapi di tahun berikutnya, tetapi secara fungsi insyaallah pelebaran jalan sudah bisa diperluas dan di-hotmix di akhir Desember sudah selesai,” ujarnya.

Upaya membuka akses Tol Desari di Cipayung telah dibahas Pemkot Depok bersama Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, sejak Juli 2026.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan pelebaran jaringan jalan dari kawasan Tanah Merah, Jalan Garuda, Jalan Muhidin, hingga arah Jembatan Serong.

Supian sebelumnya menyampaikan bahwa keterbatasan akses jalan menjadi salah satu hambatan mobilitas di Cipayung, meskipun aktivitas perekonomian kawasan tersebut terus berkembang.

Ia berharap pelebaran jalan dapat memperlancar pergerakan kendaraan menuju akses tol sekaligus mengurangi potensi kemacetan di jalan penghubung.

Di tengah pekerjaan yang masih berlangsung, Supian juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Cipayung atas dukungan mereka.

“Saya sampaikan terima kasih saya kepada warga Depok, khususnya warga Cipayung atas kesabarannya sehingga mendukung progres atau perjalanan kita memperlebar Jalan Raya Cipayung, dan mohon maaf dengan ketidaknyamanan ini,” tutupnya. ***