INDORAYATODAY.COM – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk mengangkat musik Indonesia ke panggung internasional. Perhatian utama ditekankan pada musik dangdut dan lagu-lagu dari Indonesia Timur yang dinilai memiliki potensi mendunia.
Penegasan komitmen ini disampaikan Fadli Zon usai menerima audiensi Executive Chairman B-Universe, Enggartiasto Lukita, beserta jajaran manajemen di Kantor Kementerian Kebudayaan, Gedung E, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/11/2025).
Menurut Menbud, dangdut memiliki potensi besar untuk menjadi Indonesian Wave berikutnya karena identik sebagai musik asli Indonesia, meskipun mendapat pengaruh dari berbagai budaya luar.
“Saya kira salah satu yang kita perlu kembangkan ke internasional itu Dangdut. Ini gelombang Dangdut (Dangdut wave), karena itu Dangdut itu dari kita. Memang ada pengaruh dari Timur Tengah, dari India, dari Eropa, tapi dari kita Dangdut itu,” katanya.
Fadli Zon menilai, meskipun dangdut telah lama menjadi genre musik yang sangat digemari di dalam negeri dengan audiens yang luar biasa, kini saatnya genre tersebut diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat global.
“Jadi ini perlu kita promosikan, bahkan perlu kita kolaborasikan, sehingga Dangdut itu bisa menjadi gelombang yang mendunia. Tapi ke dunia internasional saya kira perlu kita perkenalkan apa itu Dangdut,” jelasnya.
Selain dangdut, Fadli Zon juga menyoroti tren lagu-lagu Indonesia Timur. Ia menilai genre tersebut memiliki warna musik yang kuat dan khas, termasuk sub-genre Dangdut Koplo dan berbagai macam genre daerah yang didangdutkan, yang kesemuanya berpotensi besar untuk dipromosikan secara global.
Semua upaya promosi ini, tegasnya, merupakan bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat budaya nasional sebagai kekuatan soft power di kancah dunia.

Tinggalkan Balasan