DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah demi meningkatkan mutu pendidikan. Fokus utama diarahkan pada sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari sisi kelayakan gedung dan fasilitas belajar.

Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono, mengatakan hasil evaluasi sementara menunjukkan bahwa persoalan sarpras menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani. Menurut dia, perbaikan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan melalui perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

“Kesimpulan sementara kami, prioritas utama sekolah-sekolah, terutama SMP, adalah sarana dan prasarana. Ini harus menjadi perhatian khusus. Karena itu, kami sedang menyusun roadmap perbaikan sekolah,” kata Wahid saat meninjau gedung SMPN 2 Depok, Selasa (20/1/2026).

Wahid menegaskan, roadmap tersebut akan menjadi peta jalan bagi Disdik dalam meningkatkan kualitas sarpras pendidikan di Depok. Targetnya, sekolah-sekolah negeri memiliki fasilitas yang layak, aman, dan mendukung proses belajar-mengajar secara optimal.

“Depok mau tidak mau harus menyusun langkah-langkah konkret untuk memperbaiki dan menyediakan sarpras yang berkualitas. Ini menyangkut kenyamanan dan kualitas pembelajaran anak-anak kita,” ujarnya.

Namun demikian, Wahid tidak menampik keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri. Dengan kondisi APBD yang terbatas, Disdik harus menetapkan skala prioritas agar perbaikan sarpras tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Saat ini ada 34 SMP negeri yang sudah operasional. Itu yang satu per satu akan kami tingkatkan sarprasnya, sesuai kemampuan anggaran dan tingkat urgensinya,” kata Wahid.

Ia menekankan, perbaikan sarpras bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi mutu pendidikan. Menurut dia, lingkungan belajar yang nyaman dan layak akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar-mengajar.

BACA JUGA:  Hadapi Kemarau 2026, Tirta Asasta Depok Buka Program Pasang PDAM Gratis

Sejalan dengan itu, Wali Kota Depok Supian Suri sebelumnya juga menyoroti pentingnya revitalisasi sekolah-sekolah yang sudah ada. Dalam sambutannya saat peresmian Puskesmas Bedahan, Senin (19/1/2026), Supian menyatakan Pemkot Depok tidak lagi memprioritaskan penambahan SMP negeri baru.

“Kita mungkin tidak perlu menambah SMP negeri baru lagi, tetapi kita harus melihat SMP existing yang ada. Apakah perlu direnovasi atau bahkan dibangun kembali, seperti yang sudah kita lakukan di SMPN 3,” ujar Supian.

Ia mencontohkan kondisi SMPN 33 Depok yang meski berstatus sekolah baru, masih menggunakan bangunan lama eks SMPN 3. Begitu pula SMPN 2 Depok yang hingga kini masih menempati gedung lama sejak 1999.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, khususnya terkait bangunan sekolah yang benar-benar layak dan sesuai harapan,” kata Supian.