DEPOK, INDORAYA TODAY – PT Tirta Asasta Depok bersiap memperluas layanan air bersih ke ribuan rumah warga pada 2026. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu menargetkan penambahan 6.000 sambungan rumah (SR) yang akan tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok.
Ekspansi jaringan ini menjadi bagian dari strategi Tirta Asasta untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus mendongkrak jumlah pelanggan aktif. Saat ini, perusahaan daerah tersebut telah melayani sekitar 100 ribu pelanggan tetap.
Penambahan sambungan rumah akan menjangkau hampir seluruh wilayah Depok. Kecamatan Cilodong dan Tapos masing-masing akan mendapat 700 SR, disusul Bojongsari, Cipayung, dan Sawangan yang juga kebagian 700 SR per kecamatan. Sementara itu, Beji memperoleh 600 SR, Cimanggis, Sukmajaya, dan Pancoran Mas masing-masing 500 SR, serta Limo dan Cinere masing-masing 200 SR.
Langkah ini sejalan dengan target perusahaan untuk meningkatkan jumlah pelanggan hingga 120 ribu sambungan pada akhir 2026. Dengan penambahan jaringan baru tersebut, Tirta Asasta optimistis target tersebut dapat tercapai sesuai rencana.
“Perusahaan menargetkan penambahan 10 ribu sambungan baru. Dengan capaian tersebut, jumlah pelanggan di akhir tahun 2026 diharapkan mencapai 120 ribu sambungan. Insya Allah target ini bisa kami capai. Kami terus melakukan percepatan pembangunan jaringan baru agar layanan semakin luas,” kata Direktur Utama PT. Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, dilansir dari situs resmi Tirta Asasta, Selasa (27/1/2026).
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Tirta Asasta juga memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menunjang pengembangan layanan. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan CTPU dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Di sisi lain, perusahaan mulai mengintegrasikan sistem pengelolaan air berbasis teknologi informasi. Digitalisasi ini memungkinkan pemantauan distribusi air secara real time, sehingga potensi gangguan layanan dapat ditangani lebih cepat.
“Dengan integrasi IT, kami bisa memantau kinerja distribusi air secara langsung. Tujuannya agar pelayanan semakin cepat, efisien, dan akurat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan