DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mempercepat peningkatan akses layanan kesehatan melalui penguatan layanan unggulan ginjal bagi masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot dalam menghadirkan pelayanan medis yang lebih modern dan komprehensif.

Layanan ginjal tersebut dipusatkan di RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi tulang punggung penanganan penyakit ginjal di Kota Depok.

Program pengembangan layanan ginjal masuk dalam daftar program unggulan Pemkot Depok periode 2025-2029. Pemerintah menargetkan peningkatan mutu layanan berjalan bertahap hingga mencapai standar paripurna.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, mengatakan saat ini RSUD KiSA tengah memfokuskan penguatan sarana dan prasarana layanan ginjal. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan layanan berjalan optimal.

“Kami sedang melakukan proses inventarisasi terkait apa saja yang masih perlu dilengkapi, mulai dari sarana dan prasarana, sumber daya manusia, hingga tempat pelayanan,” ujar Devi, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, layanan ginjal di RSUD KiSA sebenarnya telah mulai berjalan sejak sekitar empat tahun lalu. Namun, pengembangan lanjutan tetap diperlukan agar kualitas layanan semakin komprehensif.

Menurut Devi, untuk mencapai layanan ginjal yang paripurna, rumah sakit harus memenuhi sejumlah persyaratan teknis. Salah satunya adalah ketersediaan dokter subspesialis ginjal yang memadai.

Selain penguatan SDM, Pemkot Depok juga menaruh perhatian pada kelengkapan fasilitas penunjang medis. Hal ini penting untuk mendukung proses diagnosis hingga tindakan terapi pasien ginjal.

Devi menambahkan, keberadaan Unit Pengelolaan Darah (UPD) di rumah sakit juga menjadi kebutuhan strategis. Dengan UPD, pemenuhan kebutuhan darah pasien diharapkan tidak sepenuhnya bergantung pada Palang Merah Indonesia (PMI).

BACA JUGA:  Awal 2026, Pemkot Depok Tekankan Peningkatan Kinerja dan Disiplin ASN

Penguatan berbagai komponen tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan standar layanan ginjal di RSUD KiSA. Pemkot Depok menilai langkah ini penting untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

“Kami memaksimalkan seluruh persyaratannya agar awal tahun 2027 layanan ginjal di RSUD KiSA sudah bisa berjalan secara optimal,” pungkasnya.