DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

Langkah tersebut dilakukan dengan membina Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA).

Pembinaan digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok.

Kegiatan berlangsung di Ruang Sapa Saba, Gedung Dibaleka I, baru-baru ini.

Sekretaris DP3AP2KB Kota Depok, Supriyatun, mengatakan perlindungan perempuan dan anak menjadi isu strategis yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang semakin kompleks harus dijawab melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

“Forum PUSPA dibentuk sebagai wadah partisipasi publik yang menghimpun berbagai unsur masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Supriyatun.

Dia menjelaskan, Forum PUSPA menjadi ruang sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi perempuan, organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, hingga berbagai komunitas.

Keberadaan forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah koordinasi.

Namun juga mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial.

“Melalui forum ini, kita dapat membangun komunikasi yang lebih kuat, menyusun program kolaboratif, berbagi pengalaman, serta memperluas jangkauan pelayanan dan pemberdayaan kepada perempuan dan anak,” katanya.

Sementara itu, Perencana Ahli Pertama pada Asisten Deputi Bidang Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengarusutamaan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Andreina Fara Hapsari, mengapresiasi langkah Pemkot Depok.

Dia menilai penguatan Forum PUSPA menjadi strategi penting untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan perempuan dan anak.

Menurut Andreina, koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan harus terus diperkuat agar setiap persoalan di masyarakat dapat ditangani secara komprehensif.

“Harapan kami, Forum PUSPA bisa selalu bersinergi dan berkolaborasi tanpa henti serta terus memperluas jaringan agar dapat bekerja bersama dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Dominasi Kasus Narkoba, Kejari Depok Musnahkan Sabu hingga 17.344 Butir Ekstasi