DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Kota Depok berpeluang memperluas akses permodalan masyarakat melalui program percepatan akses keuangan yang digagas pemerintah pusat.
Program tersebut diharapkan membuka peluang pembiayaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah dibentuk di seluruh provinsi serta kabupaten dan kota.
“Tim ini akan memberikan ruang kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan akses permodalan dari berbagai perbankan dan lembaga lainnya,” ujar Supian, Sabtu (24/10/2026).
Menurut dia, pemerintah pusat menyiapkan dukungan anggaran besar untuk memperluas akses keuangan masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto disebut telah mengalokasikan anggaran Rp52 triliun untuk mendukung upaya tersebut.
“Yang sudah dialokasikan Rp52 triliun, tetapi beliau berjanji bisa sampai Rp300 triliun, kalau tidak salah (nilainya),” kata Supian.
Peningkatan alokasi tersebut diharapkan memperluas manfaat program bagi masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan.
Bagi Depok, program ini membuka peluang untuk memperkuat akses keuangan masyarakat melalui dukungan pemerintah pusat.
“Intinya, diharapkan akan lebih banyak manfaat yang diterima masyarakat untuk bisa mendapatkan akses keuangan,” ucapnya.
Supian menyampaikan hal itu seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026 bersama Presiden Prabowo Subianto di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Rakornas tersebut mengusung tema Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia.
Kegiatan itu mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperkuat pemerataan akses keuangan.
Supian menegaskan, kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Depok.
“Ya dong, pastinya,” tegas Supian saat ditanya mengenai dampak positif program tersebut bagi Depok.

Tinggalkan Balasan