DEPOK, INDORAYA TODAY – Badan Pusat Statistik Kota Depok terus menggencarkan pendataan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pendataan dilakukan secara masif dengan metode door to door ke rumah-rumah warga.
Petugas Pencacah Lapangan (PPL) bersama Petugas Pengawas Lapangan (PML) diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh data tercatat akurat.
Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki, mengatakan pihaknya terus bergerak menyisir wilayah Kota Depok.
Tak hanya masyarakat umum, sejumlah pejabat penting di Kota Depok juga telah didata langsung oleh tim sensus.
Mereka di antaranya Supian Suri, Chandra Rahmansyah, hingga Ketua DPRD Depok, Ade Supriyatna.
Selain itu, Ketua Kejaksaan Negeri Depok Arif Budiman yang merupakan warga Depok juga ikut dalam pendataan.
Namun, Kepala Polres Metro Depok dan Komandan Kodim 0508/Depok tidak masuk pendataan.
Hal itu karena keduanya diketahui bukan warga Kota Depok.
“Kami sudah melakukan wawancara langsung kepada sejumlah pejabat dan juga menandatangani piagam pencanangan pelaksanaan Sensus Ekonomi Kota Depok,” ujar Agus, Rabu (17/6/2026).
Agus menegaskan, pendataan tak berhenti pada pejabat, melainkan menyasar seluruh pelaku usaha dan masyarakat di Kota Depok.
Setelah proses wawancara selesai, petugas akan menempelkan stiker sensus sebagai penanda bahwa pendataan telah dilakukan.
“Sensus Ekonomi 2026 akan terus berjalan hingga Agustus mendatang. Kami mengajak seluruh warga untuk mendukung agar pendataan berjalan lancar,” tuntas Agus.

Tinggalkan Balasan