INDORAYATODAY.COM, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat baru, Kamis (1/10/2026).
Sejumlah nama bergeser dari posisi sebelumnya. Perubahan terjadi mulai dari jajaran menteri koordinator, Menteri Luar Negeri, Menteri Perindustrian, hingga Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat posisi baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Perubahan juga terjadi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menggantikan Pratikno.
Posisi Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono kemudian dipercayakan kepada Arrmanatha Nasir. Sebelumnya, Arrmanatha menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Sementara itu, Dudung Abdurachman mendapat jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Ia menggantikan Djamari Chaniago.
Perombakan kabinet juga menyentuh posisi Menteri Perindustrian. Muhammad Sarmuji dilantik untuk mengisi jabatan tersebut.
Selain jajaran menteri, Prabowo melakukan perubahan pada sejumlah posisi wakil menteri.
Drajat Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Pada jajaran Kementerian Keuangan, terdapat dua nama yang dilantik sebagai wakil menteri, yakni Nur Purnomo dan Luki Alfirman.
Muhammad Saleh Mustafa kemudian mendapat posisi sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Sementara Irwan Meylano dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan.
Pergantian juga terjadi pada pucuk pimpinan Polri.
Prabowo mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto.
Setelah tidak lagi memimpin Polri, Listyo Sigit mendapat penugasan baru di lingkungan Istana. Ia diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
Pergantian dan pengangkatan sejumlah pejabat tersebut tertuang dalam keputusan presiden yang menjadi dasar pelantikan pada Kamis.
Dengan perubahan tersebut, sejumlah posisi strategis di Kabinet Merah Putih kini ditempati pejabat baru, sementara beberapa menteri dan pejabat lama bergeser ke posisi berbeda dalam pemerintahan Prabowo.

Tinggalkan Balasan