DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Kabar gembira bagi mahasiswa asal Kota Depok. Beasiswa Maung 2026 resmi disalurkan kepada 199 mahasiswa dari kelompok masyarakat rentan.
Program bantuan pendidikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tersebut menanggung biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa hingga lulus.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Utang Wardaya, mengatakan jumlah penerima ditetapkan sebanyak 199 orang dari target awal 200 mahasiswa.
“Yang sudah resmi ditetapkan Bapak Wali Kota itu, 200 mahasiswa. Ada satu yang mengundurkan diri karena memilih beasiswa KIP,” kata Utang, seusai penyerahan SK kepada penerima beasiswa.
Penyerahan SK Wali Kota kepada perwakilan penerima Beasiswa Maung 2026 berlangsung di Lapangan Apel Balai Kota Depok, Senin (2/11/2026).
Utang menjelaskan, penerima bantuan diprioritaskan bagi mahasiswa dari kelompok rentan, terutama masyarakat yang masuk desil 1 sampai 5.
“Kriterianya kelompok rentan, artinya desil 1 sampai 5 atau berdasarkan hasil asesmen kriteria kemiskinan kota,” ujarnya.
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring. Calon penerima wajib mengunggah dokumen persyaratan melalui tautan pendaftaran yang disediakan.
Pemkot Depok juga melakukan verifikasi berlapis, mulai dari persyaratan domisili, kondisi ekonomi hingga pengecekan langsung ke perguruan tinggi.
Menariknya, program ini tidak hanya dibuka sekali. Pendaftaran dilakukan melalui tiga tahapan untuk menjaring mahasiswa yang memenuhi kriteria.
Utang menyebut Beasiswa Maung menjadi program berkelanjutan dengan target 1.000 penerima selama lima tahun atau 200 mahasiswa setiap tahunnya.
“Target Pak Wali Kota 1.000. Kalau dihitung lima tahun, per tahunnya 200 mahasiswa,” ungkapnya.
Untuk penyaluran, Pemkot Depok memastikan dana bantuan tidak diberikan langsung kepada mahasiswa, melainkan ditransfer ke rekening perguruan tinggi.
“Terakhir hari Jumat kita sudah transfer untuk tahap satu dan dua. Tahap ketiga dilakukan minggu ini langsung ke rekening masing-masing perguruan tinggi,” tuntas Utang.

Tinggalkan Balasan