INDORAYATODAY.COM  – Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat mengintegrasikan data kependudukan (Dukcapil) guna memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tepat sasaran.

Integrasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi penerima manfaat secara spesifik (by name by address) sekaligus mencegah terjadinya data ganda.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, pemutakhiran data ini mendasar pada prinsip satu orang satu penerima manfaat.

Langkah tersebut krusial agar sasaran seperti anak-anak hingga ibu hamil dapat terdata dengan presisi.

“Jadi tidak hanya data kuantitatif angka jumlah penerima manfaat, tetapi siapa penerima manfaatnya bisa terdata secara detail,” ujar Tito di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Melalui pemanfaatan basis data Dukcapil yang terus diperbarui, pemerintah dapat melakukan pencocokan

BACA JUGA:  Bupati Bogor Rudy Susmanto: MBG Putar Dana Rp 12 Triliun, Serap 28.500 Tenaga Kerja Lokal