INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan inovasi yang dipaparkan dalam Lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok 2026 tidak hanya menjadi bahan presentasi, tetapi juga harus terbukti berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Untuk memastikan hal tersebut, tim penilai akan melakukan verifikasi langsung ke lapangan terhadap program-program yang disampaikan oleh 11 kelurahan peserta lomba.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Depok, Diah Sadiah, mengatakan perlombaan ini menjadi sarana evaluasi, apresiasi, sekaligus pembinaan terhadap kinerja pemerintahan kelurahan.
Menurutnya, inovasi yang dikembangkan setiap kelurahan harus memiliki dampak nyata dan dapat terus dijalankan dalam jangka panjang.
“Besar harapan kami para peserta agar menyampaikan inovasi yang benar-benar berdampak nyata dan memiliki keberlanjutan bagi masyarakat,” ujar Diah saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).
Diah menjelaskan, penilaian tidak berhenti pada pemaparan program yang disampaikan masing-masing peserta.
Tim penilai juga akan memeriksa langsung pelaksanaan inovasi di wilayah kelurahan untuk mencocokkan materi presentasi dengan kondisi di lapangan.
“Langkah ini bertujuan untuk memastikan apakah program yang disampaikan benar-benar terealisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui proses tersebut, Pemkot Depok ingin memastikan bahwa inovasi kelurahan bukan sekadar gagasan yang ditampilkan dalam perlombaan, melainkan program yang telah dijalankan dan memiliki manfaat berkelanjutan.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Kota Depok, Yeni Suhartini, turut memastikan adanya tahapan verifikasi lapangan dalam proses penilaian.
Menurut Yeni, verifikasi dilakukan terhadap kelurahan terbaik sesuai ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Depok.
“Kami sampaikan juga bahwa tim penilai akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kelurahan terbaik sesuai yang sudah ditentukan dengan SK Wali Kota,” jelasnya.
Lomba Kelurahan Tingkat Kota Depok 2026 diikuti 11 kelurahan yang masing-masing mewakili satu kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Edelweis, Lantai 5 Balai Kota Depok, pada akhir pekan lalu.
Adapun kelurahan yang mengikuti perlombaan tersebut meliputi Duren Seribu, Bojong Pondok Terong, Cinangka, Sukamaju, Rangkapan Jaya Baru, Sukmajaya, Kukusan, Leuwinanggung, Mekarsari, Grogol, dan Pangkalanjati Baru.
Dalam kegiatan itu, setiap perwakilan kelurahan memaparkan program kerja, kepemimpinan, serta berbagai inovasi yang telah dilaksanakan di wilayah masing-masing.
Melalui tahapan presentasi dan verifikasi lapangan, penilaian diarahkan untuk melihat pelaksanaan program sekaligus manfaat inovasi bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan