DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Membangun kota yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini.

Langkah itu dilakukan Tim Maung Asri Kota Depok melalui edukasi lingkungan kepada anak-anak PAUD dan TK Granada Preschool, Duta Wenang, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Rabu (4/11/2026).

Ketua Tim Maung ASRI yang juga Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK) DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, mengatakan pendidikan lingkungan perlu dimulai dari anak-anak.

“Anak-anak harus dikenalkan sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Harapannya, kebiasaan baik ini terbawa sampai mereka dewasa,” ujar Tri Sakti.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka juga diajak mengenal manfaat menanam pohon.

Edukasi dikemas dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak-anak. Tujuannya, membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan sehari-hari.

Menurut Sakti, pembentukan karakter peduli lingkungan tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu pembiasaan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sekolah dan keluarga.

“Kalau sejak kecil sudah dibiasakan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan, dan mencintai tanaman, mereka akan tumbuh dengan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Tim Maung ASRI berharap anak-anak tidak sekadar memahami kebersihan. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pelopor perilaku peduli lingkungan di rumah maupun sekolah.

“Harapan kami, pendidikan lingkungan seperti ini terus dilakukan. Sebab, mewujudkan Depok yang bersih dan asri harus dimulai dari membangun kesadaran generasi mudanya,” tutur Sakti.

BACA JUGA:  Supian Suri Putuskan WFH Jumat Disetop, Ini Aturan Baru ASN Depok