INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Polemik kunjungan mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim, ke Lapas Kelas IIA Cibinong sebelum ditangkap KPK terus bergulir.

Namun, Pakar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai tidak ada hal janggal dalam kunjungan tersebut.

Menurut Adrianus, kedatangan Silmy ke Lapas Cibinong merupakan bagian dari tugas dan fungsi sebagai Wakil Menteri Imipas saat itu.

“Menurut saya, tidak ada yang aneh. Pagi hari Wamen datang ke Lapas Cibinong untuk kunjungan. Hal itu sesuai dengan tugas dan fungsi yang bersangkutan sebagai wakil menteri,” kata Adrianus, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, saat berada di lapas, Silmy disebut mengetahui adanya penggeledahan KPK di Kantor Imigrasi Jakarta Barat dan adanya permintaan agar dirinya menyerahkan diri.

Adrianus menduga Silmy berupaya menghindari sorotan publik sebelum akhirnya muncul pada malam hari dan memenuhi panggilan KPK.

“Jadi apa masalahnya?” ujar Adrianus menanggapi kritik yang bermunculan di media sosial terkait kunjungan tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah derasnya sorotan publik terhadap Lapas Cibinong yang menjadi lokasi kunjungan terakhir Silmy sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

Foto-foto Silmy bersama jajaran pejabat dan petugas pemasyarakatan di Lapas Cibinong yang beredar luas di media sosial memicu berbagai spekulasi.

Bahkan, sejumlah netizen mempertanyakan tujuan sebenarnya kunjungan tersebut karena dilakukan hanya beberapa jam sebelum Silmy menyerahkan diri ke KPK.

Menanggapi polemik itu, Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinong, Rikky Robby Rizkiawan, menegaskan kunjungan tersebut merupakan agenda resmi yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Menurut Rikky, Silmy hanya meninjau program ketahanan pangan dan memberikan pengarahan kepada petugas pemasyarakatan.

Ia juga membantah adanya pertemuan dengan narapidana kasus korupsi yang menghuni lapas tersebut.

BACA JUGA:  Jumlah Penumpang TransJabodetabek D41 Terus Naik, Dishub Depok Siapkan Perluasan Terminal Sawangan

“Tidak ada,” tegas Robby.

Meski demikian, penjelasan pihak lapas belum sepenuhnya meredam sorotan publik.

Pasalnya, momen kunjungan Silmy ke Lapas Cibinong kini menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing yang tengah diusut KPK.

Kasus tersebut menyeret nama Silmy Karim dan membuat aktivitasnya sebelum menyerahkan diri menjadi perhatian luas masyarakat.